GROW Model – suatu proses yang membantu memecahkan masalah Anda.

20130817-193445.jpg

Sulit Memecahkan Masalah Tanpa Metodologi.

Dalam bekerja dikantor, setiap enam bulan sekali saya dituntut oleh atasan untuk membuat goal setting. Seringkali, saya menemui kesulitan untuk memecahkan masalah yang ada. Alasannya sederhana, sebagai seorang yang bukan lulusan perguruan tinggi, saya tidak pernah belajar apalagi menguasai suatu teknik atau suatu metode bagaimana membuat goal setting serta memecahkan masalah-masalah yang ada, serta bagaimana menetapkan langkah-langkah yang harus diambil untuk mencapai sasaran yang diinginkan.

Sekarang sebagai seorang pewirausaha, bisnis saya pun harus mempunyai goal setting kedepan, harus memecahkan banyak persoalan. Permasalahan terulang kembali seperti dikantor dahulu. Bedanya sekarang ini saya tidak mempunyai atasan yang bisa membimbing untuk membantu memecahkan permasalahan dalam bisnis saya.

Karena itu saya butuh suatu metode yang sederhana, efektif dan terstruktur, yang dapat membantu saya memecahkan permasalahan untuk cepat mengambil keputusan, mampu mengarahkan konsumen dan bisa digunakan juga dalam banyak problem lainnya.

GROW Model.

Dari utak-atik Wikipedia, ensiklopedia bebas berbahasa Inggris. Saya mendapat suatu tulisan tentang teknik atau cara untuk memecahkan masalah dalam membuat goal setting. Itulah GROW model, sebuah proses yang dikembangkan di Inggris dan digunakan secara luas di pasar pembinaan perusahaan di akhir tahun 1980-an dan 1990-an.

Ada banyak klaim untuk kepengarangan GROW sebagai cara mencapai sasaran dan memecahkan masalah. Sementara tidak ada satu orang yang dapat secara jelas diidentifikasi sebagai pencetus. Namun seperti Graham Alexander, Alan Fine, Sir John Whitmore, yang terkenal di dunia pembinaan, telah membuat kontribusi yang signifikan.

Kenapa Saya Memilih GROW Model.

GROW sangat terkenal di arena bisnis, namun banyak juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kelebihan GROW adalah suatu metodologi dengan cara yang efektif, terstruktur dengan baik, membantu menetapkan goal setting secara efektif dan juga suatu proses untuk pemecahan berbagai masalah.

Dapat digunakan oleh siapa saja tanpa pelatihan khusus. Meskipun ada banyak metodologi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah, kelebihan GROW adalah bahwa itu mudah dipahami, mudah untuk menerapkannya dan sangat teliti. Selain itu dimungkinkan untuk menerapkannya ke berbagai keadaan dalam cara yang sangat efektif.

Tahapan Proses Dari GROW.

GROW adalah kependekan dari Goals Reality Options Way. Ada beberapa versi yang berbeda dari model GROW. Versi disini menyajikan ‘ O ‘ dalam dua arti yaitu Obstacles dan Options.

GOALS (Tujuan) Ini adalah sasaran, dimana tujuan yg ingin dicapai. Tujuan harus didefinisikan sedemikian rupa sehingga sangat jelas seperti apa yang ingin dicapai.

Misalnya usaha toko kita sudah dua tahun omzetnya tidak naik-naik. Maka kita buatlah Goalsnya adalah “Menaikan Omzet Penjualan”.

REALITY (Realitas) suatu penilaian kondisi saat ini dimana sekarang sedang berada. Kemajuan apa saja yang sudah dicapai dalam mencapai tujuan yang diinginkan sebelumnya. Apa saja isu-isunya, tantangan yang ada, seberapa jauh lagi dari tujuan yang diinginkan sebelumnya.

Mari kita cek bagaimana kondisi yang ada, apa kelebihannya dan apa kekurangannya. Misalnya ditemukan ruang usaha masih luas, stok barang sangat sedikit, variasi barang masih sedikit, modal usaha masih cukup, jumlah pegawai masih memadai. Lokasi usaha cukup strategis.

OBSTACLES (Rintangan) adalah mencari hambatan apa saja yang telah menghentikan tujuan yang diinginkan sebelumnya. Dimana jika tidak ada Obstacles (hambatan) tersebut seharusnya tujuan yang diinginkan sebelumnya sudah bisa tercapai.

Misal hambatan yang ditemukan rak barang terbatas, banyak variasi barang yang dicari konsumen belum tersedia atau stok selalu habis. Tampak muka usaha tidak terlihat jelas oleh konsumen. Harga beberapa barang tidak bisa bersaing. Tidak ada sistem pemesanan barang.

OPTIONS (Pilihan) Jika Obstacles (hambatan) telah diidentifikasi, perlu dibuat cara-cara (Options) untuk menemukan jalan yang bisa membuat kemajuan.

Misalnya memperbanyak stok barang, menambah variasi barang baru, memperbaiki gudang, membuat rak-rak baru, penampilan tempat usaha harus lebih menarik, harus ada selebaran, memperbaiki pembukuan serta sistem operasi. Menambah suplier baru. Meningkatkan kemampuan pegawai.

WAY FORWARD (Cara maju) Dengan mempunyai Options atau pilihan-pilihan cara tersebut maka sesuai dengan Reality yang ada, Options perlu dikonversi untuk menjadi langkah-langkah nyata yang akan digunakan untuk mencapai Goals.

Misalnya : Beberapa langkah-langkah nyata yang harus dilakukan berdasarkan Options, namun tidak semua options harus mempunyai langkah nyata, karena mungkin saja beberapa options yang lain sudah tercakup dalam salah satu kelompok langkah-nyata yang lain.

  1. Menghitung dana atau modal, menentukan dan membuat anggaran yang diperlukan.
  2. Memperbanyak stok dan variasi barang dengan menghitung berapa stok barang minimal digudang.
  3. Mencari dan menghubungi suplier, membandingkan harga-harga, dan memesan barang yang dibutuhkan.
  4. Mencari tukang bangunan, memesan material yg dibutuhkan, memperbaiki gudang dan penampilan toko serta membuat rak-rak baru.
  5. Mendesign dan mencetak serta menyebarkan selebaran.
  6. Menghitung kembali semua harga agar tetap bisa bersaing, jika perlu diadakan diskon untuk barang tertentu dan meningkatkan promosi.
  7. Pembinaan pegawai dengan topik harga baru, barang baru, cara-pelayanan yang lebih baik.
  8. Menggunakan sistem yang baru dengan cara membuat sistem, test prosedure kerja, training pegawai .
  9. Memantau penjualan dan perkembangan usaha dll.

Prinsip-prinsip tersebut diatas dapat saja kita terapkan untuk tujuan apa pun atau persoalan apapun. Mungkin saya atau Anda yang sudah lama di dunia wiraswasta tidak begitu asing dengan istilah-istilah diatas. Namun karena tidak mempunyai model, maka caranya jadi kurang efektif, tidak terstruktur, tidak konsisten dan butuh lama dalam proses memecahkan masalah. Maka GROW Model adalah jawabannya.

Advertisements

One thought on “GROW Model – suatu proses yang membantu memecahkan masalah Anda.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s