Mendifinisikan Misi Usaha

20130626-103854.jpg

Memperbarui Pencarian Tujuan.

Jika Anda merasakan bahwa usaha mulai mengambang, sudah waktunya Anda mengajukan beberapa pertanyaan seperti : Apa sebenarnya bisnis kita ? Siapa yang menjadi pelanggan kita ? Apa yang dihargai oleh konsumen ? Apa yang akan terjadi pada bisnis kita nantinya ? Apa yang sebenarnya yang kita inginkan dari bisnis kita ?

Pertanyaan-pertanyaan diatas sebenarnya adalah sesuatu hal yang tampaknya sederhana, namun untuk suatu bisnis, ini merupakan pertanyaan yang paling sulit untuk dijawab. Jika usaha Anda ingin sukses, pertanyaan-pertanyaan seperti diatas harus sering Anda ajukan, dan Anda harus menjawabnya dengan sangat hati-hati dan secara lengkap.

Pada awalnya, organisasi usaha mempunyai tujuan atau misi yang jelas, dengan berlalunya waktu mungkin misinya menjadi kurang begitu jelas seiring perkembangan usaha. Atau mungkin misi masih jelas namun sebagai pemilik atau pengurus usaha tidak lagi memperhatikannya. Atau karena kondisi baru yang terjadi, misi yang ada sudah bukan lagi pilihan yang terbaik. Dengan kata lain sudah waktunya Anda harus segera mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas untuk segera memperbaharui atau membuat misi usaha untuk menjadi pernyataan misi yang jelas dan cocok dengan lingkungan pasar.

Misi Sebaiknya Berorientasi Pada Pasar.

Suatu pernyataan misi yang jelas akan bertindak seperti “penuntun” yang membimbing semua orang dalam organisasi sehingga setiap orang dalam organisasi dapat bekerja secara independen tetapi kolektif menuju keseluruhan sasaran organisasi.

Biasanya organisasi usaha secara umum menetapkan bisnisnya berdasarkan produk, seperti “Kami memproduksi alat-alat listrik” atau bisnis yang mengandalkan pada teknologi, seperti “Kami memproses bahan-bahan kimia”. Namun perlu diingat bahwa produk atau teknologi suatu saat akhirnya akan ketinggalan jaman, itu seperti yang diterangkan dalam buku tentang pemasaran dari Philip Kotler.

Selanjutnya Philip mengatakan, oleh karena kebutuhan mendasar dari pada pasar umumnya tidak berubah, sebaiknya pernyataan misi usaha beroreantasi pada pasar. Pernyataan misi beroreantasi pada pasar, menetapkan bisnis itu dalam arti memuaskan kebutuhan mendasar pelanggan. Jadi, sebagaimana beberapa perusahaan pernyataan misinya seperti sbb :

  • AT&T berada dalam bisnis komunikasi bukan berada dalam bisnis telepon.
  • Revlon jika beroreantasi produk : kami membuat kosmetik. Jika beroreantasi pada pasar : Kami menjual gaya hidup dan ekspresi diri.
  • Wal-Mart jika beroreantasi produk : Kami membuka toko diskon. Jika beroreantasi pada pasar : Kami menawarkan produk dan jasa yan menyediakan nilai bagi kelas menengah Amerika.

Selain beroreantasi pada pasar, manajemen atau pemilik usaha dalam membuat pernyataan misi haruslah memperhatikan hal-hal sbb:

  • Tidak membuat misinya terlalu sempit atau terlalu lebar. Sebuah pabrik pensil yang mengatakan usahanya berkecimpung dalam bisnis peralatan komunikasi, jelas misinya terlalu melebar.
  • Misi harus realistik. Anda akan segera memulai usaha dan akan segera membuka cabang diseluruh Indonesia dalam tahun yang sama.
  • Misi harus cocok dengan lingkungan pasar. Jika Anda memproduksi pakaian khusus bayi, maka jika pernyataan misi Anda mengarah ke kaum remaja, maka misi tersebut sulit memperoleh sasaran.
  • Usaha harus mendasarkan misinya pada kompetensi yang membedakan. Jika usaha Anda memiliki kopetensi menyediakan makanan dengan harga rendah dan pelayanan cepat kepada pelanggan dalam jumlah besar, namun coba memasuki bisnis energi matahari, mungkin kelebihan kopetensi usaha yang sudah ada tidak akan bermanfaat.
  • Pernyataan misi harus membangkitkan motivasi. Ketibang pernyataan misi mengangkat peningkatan penjualan atau meraih laba lebih banyak. Misi akan lebih baik dapat memberikan dorongan kepada karyawan agar perlu merasa bahwa pekerjaan mereka begitu berarti dan akan memberikan kontribusi kepada kehidupan manusia.

Dalam mendefinisikan pernyataan misi sebaiknya pemilik usaha menyediakan visi dan arah bagi usaha untuk sekitar sepuluh tahun sampai dua puluh tahun kedepan. Pernyataan misi tidak perlu dirubah setiap tahun karena adanya perubahan baru dalam lingkungan. Namun demikian, sebuah usaha atau perusahaan harus mendefinisikan kembali misinya jika misi telah kehilangan kredibilitas atau tidak lagi mencerminkan tujuan optimal dari usaha atau organisasi atau perusahaan.

Artikel Terkait :

## Apa Itu Visi Dan Misi.

Advertisements

3 thoughts on “Mendifinisikan Misi Usaha”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s