Perencanaan Keuangan Dalam Rangka Melek Finansial

Laporan atau Informasi Keuangan.

20130310-100425.jpgLaporan keuangan merupakan hal yang tidak asing lagi dengan pendengaran kita. Namun banyak orang mengenal laporan keuangan hanya sebatas untuk suatu perusahaan. Tapi, pernahkah anda berfikir bahwa keluarga sama dengan perusahaan, Anda sebagai suatu keluarga juga membutuhkan informasi posisi keuangan untuk melakukan suatu perencanaan keuangan. Dan itu Anda sudah bisa melakukannya.

Jika Anda telah menetapkan pos-pos secara lengkap dan melakukan pencatatan chasflow harian dengan baik, itu artinya Anda telah membuat suatu database yang lengkap mengenai keuangan keluarga secara periodik. Dengan demikian Anda dapat saja memproduksi berbagai laporan atau informasi mengenai keuangan Anda secara fakta, bukan lagi opini.

Jika Anda memasukan data-data tersebut kedalam komputer, tentu akan banyak sekali informasi atau laporan keuangan yang bisa dihasilkan dari pencatatan Anda tentang data keuangan Anda.

Beberapa informasi yang bisa dihasilkan :

Secara umum, laporan keuangan terdiri dari 4 jenis laporan yaitu : neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal (ekuitas)/laba di tahan dan laporan arus kas. Untuk tingkat keluarga, jenis laporan yang wajib dibuat adalah neraca (balance sheet) dan laporan laba rugi (income statement). Dan tentunya Anda bisa membuat informasi lainnya.

Pertama, Neraca adalah laporan keuangan yang menunjukkan posisi keuangan anda pada satu waktu tertentu dimana anda dapat melihat berapa besar kekayaan (asset) yang dimiliki, berapa hutang atau kewajiban yang harus anda bayar dan berapa kekayaan bersih anda.

  • Kekayaan bersih diperoleh dari pengurangan total kekayaan dengan total hutang.
    Jika total kekayaan anda lebih besar dari total hutang anda, berarti anda memiliki kekayaan bersih yang positif.
  • Sebaliknya jika total kekayaan lebih kecil dari total hutang, berarti anda memilki kekayaan bersih yang negatif. Ini menjadi alarm buat anda untuk berhati-hati dalam pengelolaan keuangan anda untuk masa yang akan datang.

Banyak orang terlena dengan kekayaan yang dimilki, tanpa sadar bahwa kekayaan tersebut apakah kekayaan bersih atau hanya kekayaan bersumber dari hutang. Untuk itu, buatlah laporan neraca keluarga anda untuk mengetahui apakah anda golongan orang yang memiliki kekayaan bersih yang positif atau negatif.

Kedua, laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang meringkas pendapatan dan beban/biaya untuk suatu jangka waktu tertentu. Laporan laba rugi menunjukkan kepada anda berapa penghasilan dan pengeluaran anda dalam suatu periode tertentu.

  • Jika pendapatan anda lebih besar dari pada pengeluaran berarti anda memiliki kelebihan penghasilan (surplus). Anda bisa merencanakan kelebihan penghasilan tersebut digunakan untuk apa.
  • Sebaliknya, jika penghasilan anda lebih kecil dari pada pengeluaran berarti anda mengalami kekurangan penghasilan (defisit). Anda dapat memikirkan cara yang tepat untuk mencegah atau menutupi kekurangan tersebut.

Laporan keuangan keluarga yang dibuat secara tidak konsisten dari waktu ke waktu, anda tentu tidak dapat menganalisa perkembangan keuangan untuk menentukan perencanaan keuangan dimasa yang akan datang. Pertanyaannya, apakah laporan keuangan keluarga penting buat anda ? jawaban ada pada diri saudara.

Artikel terkait Perencanaan Keuangan.

Halaman 1. Pos-pos keuangan.
Halaman 2. Cashflow Harian.
Halaman 3. Laporan atau Informasi Keuangan.
Halaman 4. Membuat Anggaran.
Halaman 5. Merencanakan Keuangan.

Artikel category Melek Finansial lainnya.

Advertisements

2 thoughts on “Perencanaan Keuangan Dalam Rangka Melek Finansial”

  1. Itu hal wajar.. mba..
    Siasati dengan memasukkan total globalnya saja sesuai bulannya. Sehingga pengeluaran tetap tercatat dan terkontrol… Suatu saat jika sangat-sangat perlu ya koreksi lagi… Santai Aja.. yang penting kita tau kemana uang kita.. Ngga ditilep suami ya ngga… Heh he..

  2. Artikel yang bagus, mengingatkan saya untuk mencatatkan kembali pemasukan pengeluaran rumah tangga. Biasanya bon2 belanja saya tumpuk dulu klo sdh byk baru masukkan ke pembukuan, ternyata terlalu banyak malah malas :D.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s