Perencanaan Keuangan Dalam Rangka Melek Finansial

Kebiasaan Mencatat Keuangan Jadi Modal Usaha.

20130310-170518.jpgUntuk mengetahui kondisi keuangan seseorang adalah bukan dengan mendengar opini tetapi dengan menghitung angka-angka. Fakta angka-angka keuangan Anda bisa dianalisa jika adanya catatan-catatan mengenai harta, hutang, pemasukan, pengeluaran, dan anggaran keuangan.

Bagi Anda yang berniat mempunyai bisnis atau usaha, keterampilan dan kebiasaan mencatat keuangan merupakan modal yang cukup penting untuk menjamin kelancaran jalannya suatu bisnis atau usaha.

Boleh dikatakan hampir sebagian orang menemui kesulitan untuk mencatat dan merencanakan keuangan. Kesulitan bukan dikarenakan tingkat sulitnya pekerjaan, tapi semata-mata masalah tuntutan disiplin dan rutinitas.

Namun kabar baiknya adalah dengan adanya kesadaran tentang pentingnya pencatatan dan perencanaan keuangan, diharapkan seseorang bisa mengubah gaya hidup dari spending lifestyle menjadi investing lifestyle.

Untuk mencatat masuk dan keluarnya uang, tidak diharuskan menggunakan peralatan canggih seperti komputer atau lainnya. Begitu juga frekwensi pencatatannya tidak harus setiap saat atau setiap hari.

Untuk melakukan kegiatan catat mencatat, sebaiknya ada beberapa hal yang harus diketahui lebih baik yaitu :

  • Pos-pos keuangan.
    Pos-pos yang perlu Anda buat seperti Asset, Equity, Expenses, Income.
  • Cashflow Harian.
    Catat semua pemasukan dan pengeluaran dalam bentuk Cashflow Harian dan Anda tidak perlu melakukan pencatatan setiap hari.
  • Laporan atau Informasi Keuangan.
    Laporan atau informasi keuangan apa saja yang bisa Anda dapatkan dari hasil pencatatan keuangan.
  • Membuat Anggaran.
    Setelah Anda mempunyai cashflow Anda dapat membuat Anggaran yang lebih baik. Sehingga Anda lebih besar mempunyai kesempatan untuk berinvestasi. Hebat tidak tuh kesempatannya.
  • Merencanakan Keuangan.
    Adanya pencatatan yang baik, anggaran yang pasti. Anda bisa lebih jauh lagi untuk Merencanakan Keuangan untuk menjamin kehidupan yang lebih baik dimasa depan. Seperti menabung, investasi, menyediakan dana hari tua dll.

Pos-pos Keuangan.

Sebelum melakukan pencatatan keuangan sebaiknya menentukan dahulu pos-pos (kelompok) keuangan yang akan menjadi tempat pencatatan. Untuk mudahnya kita umpamakan pos-pos tersebut adalah amplop-amplop, ini hal yang saya praktekan sejak saya berumah tangga dan ternyata metode amplop ini cukup membantu dan mudah mengontrolnya.

Membuat pos-pos pada awalnya tidak perlu harus rumit atau lengkap sekali, minimal harus ada pos-pos Asset, Equity, Expenses, Income. Dari situ baru Anda kembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Contoh pos yang lebih lengkap lagi untuk Expenses, namun untuk setiap orang belum tentu sama seperti pos-pos ini :

  • Gaji PRT, Sopir, Tukang Kebun.
  • Iuran RT dan Keamanan.
  • Transport + BBM+ uang Parkir.
  • Uang Kursus : Ngaji, Les Piano, Bimbel.
  • Uang saku suami/istri.
  • Dana Sekolah anak : SPP, Tabungan Pendidikan, Buku+Alat tulis, Uang saku anak.
  • Belanja Mingguan, belanja bulanan.
  • Kosmetik + Salon.
  • Kiriman untuk orang tua.
  • Tagihan kartu kredit.
  • Listrik.
  • Telepon + Pulsa.
  • TV Kabel + Internet.
  • Asuransi : Jiwa, Pendidikan Anak, Kesehatan.
  • Dana Pensiun.
  • Dana Darurat.
  • Dana Rekreasi : jalan-jalan weekend, traktir teman.
  • Kesehatan : Dokter, Obat+Vitamin.
  • Cicilan KPA/KPR.
  • Cicilan Mobil.
  • Mobil : Bengkel, STNK.
  • dll sesuai kebutuhan Anda dan keluarga.

Keuntungan adanya pos-pos yang Anda buat sendiri :

  • Dengan Anda membuat pos-pos sendiri, berarti secara mental melatih kesadaran Anda untuk bertanggung jawab atas setiap pos yang ada.
  • Dapat melakukan pengkategorian atas setiap harta, kewajiban, pemasukan dan pengeluaran.
    Mengetahui ke mana saja uang Anda dan berapa banyak harta dan kewajiban Anda.
  • Membantu untuk menetapkan budget yang sesuai dengan kemampuan dan kewajaran.
  • Mengetahui pola-pola pengeluaran baik harian, bulanan, tahunan sehingga memudahkan untuk membuat perencanaan jangka panjang.
  • Menentukan prioritas untuk tiap jenis pengeluaran sehingga dapat menggunakan strategi pengaturan atau penyesuaian jika ada pos-pos yang over-budget.
  • Bagi pasangan suami istri, membantu untuk selalu rukun dalam urusan keuangan karena tidak ada lagi yang disembunyikan, semuanya transparan.

Banyaknya pos jangan membuat Anda khawatir untuk mencatat setiap kegiatannya. Pengalaman tidak semua pos selalu aktif disuatu saat. Yang jelas semakin lengkap pos yang Anda buat, semakin mudah dan jelas informasi keuangan yang bisa Anda peroleh. Namun untuk awalnya buatlah pos secara garis besarnya saja. Jika Anda mulai bisa menikmati gunanya berencana keuangan, buatlah pos-pos yang lebih informatif.

Semoga setelah ini ada kabar baiknya dari Anda, bahwa dengan adanya kesadaran tentang pentingnya pencatatan dan perencanaan keuangan, diharapkan seseorang bisa mengubah gaya hidupnya dari spending lifestyle menjadi investing lifestyle.

Artikel terkait Perencanaan Keuangan.

Halaman 1. Pos-pos keuangan.
Halaman 2. Cashflow Harian.
Halaman 3. Laporan atau Informasi Keuangan.
Halaman 4. Membuat Anggaran.
Halaman 5. Merencanakan Keuangan.

Artikel category Melek Finansial lainnya.

2 thoughts on “Perencanaan Keuangan Dalam Rangka Melek Finansial”

  1. Itu hal wajar.. mba..
    Siasati dengan memasukkan total globalnya saja sesuai bulannya. Sehingga pengeluaran tetap tercatat dan terkontrol… Suatu saat jika sangat-sangat perlu ya koreksi lagi… Santai Aja.. yang penting kita tau kemana uang kita.. Ngga ditilep suami ya ngga… Heh he..

  2. Artikel yang bagus, mengingatkan saya untuk mencatatkan kembali pemasukan pengeluaran rumah tangga. Biasanya bon2 belanja saya tumpuk dulu klo sdh byk baru masukkan ke pembukuan, ternyata terlalu banyak malah malas :D.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s