Pentingnya Melek Finansial Sejak Dini.

Pentingnya Pendidikan Keuangan Sejak Dini.

20130305-232018.jpgKecerdasan finansial atau melek finansial adalah merupakan keterampilan dari inti kehidupan untuk berpartisipasi dalam masyarakat modern. Anak-anak tumbuh di dunia yang semakin kompleks di mana mereka akhirnya akan perlu untuk mengambil alih masa depan finansial mereka sendiri.

“Dibandingkan negara lain, kita ini hampir yang terendah dari sisi melek finansialnya,” ungkap Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad di sela diskusi Islamic Banking And Finance Institute (IBFI) Universitas Trisakti di Hotel Mandarin, Jakarta, Kamis (22/9/2011).

Menteri Keuangan dari beberapa negara pada tahun 2012 dalam pertemuan tingkat Menteri APEC mengadopsi sebuah pernyataan kebijakan yang mengakui pentingnya pendidikan keuangan di sekolah. Laporan 2013 The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Tujuan pendidikan keuangan adalah untuk meningkatkan pemahaman dasar dan penting mengenai topik-topik keuangan seperti menabung, belanja, investasi dan perencanaan keuangan. Dengan begitu ketika para remaja ini tumbuh dewasa, mereka akan lebih familiar dengan topik-topik ini dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman keuangan yang baik, mereka akan mampu membuat keputusan keuangan dengan baik.

Definisi Financial Literacy / Melek Finansial.

Klik aja Definisi, Rendahnya dan Peranan Lembaga Keuangan
Tentang Melek Finansial.

Kurikulum pendidikan financial.

Studi menunjukkan kurikulum melek finansial yang berkualitas dapat membuat siswa lebih termotivasi untuk mempersiapkan sejak dini, kehidupan masa depan yang terencana. Pengaplikasian ilmu melek finansial yang teradaptasi dengan kurikulum tempat siswa belajar memberikan kesempatan bagi siswa mengenal pembelajaran pengelolaan keuangan di kehidupan nyata.

Membantu orang-orang muda untuk memahami masalah-masalah keuangan adalah sesuatu hal penting, karena generasi muda akan menghadapi produk dan jasa keuangan yang cenderung semakin kompleks. Mereka juga cenderung harus menanggung lebih banyak risiko keuangan di masa dewasa daripada orangtua mereka, terutama dalam tabungan, perencanaan pensiun dan menutupi kebutuhan perawatan kesehatan mereka.

Berikut kriteria untuk Kurikulum Melek Finansial yang berwawasan “nyata” :

  • Harus ada contoh nyata dari praktek pembelajaran melek finansial, tentang aturan pengelolaan keuangan yang berlaku dan arah setiap tujuan keuangan yang telah ditetapkan, serta cara mengantisipasi setiap permasalahan yang mungkin timbul dari perubahan dinamika kehidupan.
  • Mendorong perencanaan dan pemikiran kedepan. Umumnya permasalahan keuangan dapat dihindari dengan penganggaran yang terencana dan dapat dipertanggungjawabkan. Jadi siswa harus mendapat pelajaran mulai dari perencanaan, pengaplikasian dan penganalisaan atas setiap perubahan yang terjadi.
  • Pastikan kurikulum melek finansial tersebut relevan dan terkini. Informasi keuangan dan permasalahan keuangan harus selalu terkini.

Cari kurikulum melek finansial yang mencakup topik-topik:

  • Pertanggung jawaban keuangan dan pembuatan keputusan.
  • Mampu menggunakan sumber informasi yang terpercaya dan membuat keputusan yang sistematis untuk keputusan keuangan pribadi.
  • Perencanaan dan pengaturan keuangan seperti :
    • Mengatur dan merencanakan keuangan pribadi dan pembuatan anggaran.
    • Kredit dan debit. Memenuhi diri dalam persyaratan kredit, meminjam dalam persyaratan yang menguntungkan, dan pengelolaan hutang.
    • Pengelolaan resiko dan asuransi. Pembuatan strategi pengelolaan risiko yang efektif.
    • Menabung dan investasi. Melaksanakan bermacam- macam strategi investasi yang sesuai dengan pencapaian tujuan pribadi.
    • Karir dan pendapatan. Perencanaan karir untuk mengembangkan potensi pendapatan.

Bisnis adalah Permainan Angka.

Dari semua uraian di atas itu adalah membahas perihal kecerdasan finansial secara global, belum secara teknis dan detil. Hal yang pasti adalah bahwa kita tidak berhenti pada aspek mendapatkan uang semata, namun harus membekali anak didik kita dengan beberapa aspek yang lain.

Kalau ada orang kaya ataupun keturunan orang kaya yang memiliki warisan, kemudian suatu hari ia jatuh miskin, maka tidak lain karena ia tidak memiliki bekal yang cukup tentang kecerdasan finansial atau melek financial.

Sebaliknya semakin tinggi pemahaman seseorang mengenai perencanaan keuangan, ia pun semakin ketagihan untuk menemukan dan membeli produk keuangan yang bisa memproteksi dirinya dan juga untuk berinvestasi atau untuk mengembangkan sayap bisnisnya.

Bagi Anda yang sudah mempunyai keahlian dan pengalaman tentang program pendidikan keuangan, tentu ini merupakan peluang usaha untuk membangun lembaga pendidikan keuangan tingkat anak sekolahan yang berumur sekitar 15 – 18 tahun. Dengan adanya beberapa kriteria diatas, harusnya Anda tidak ada kesulitan untuk memulainya.

Melihat isi perut suatu bisnis atau usaha atau investasi adalah dengan melihat dan menganalisa angka-angka. Bagi Anda yang masih tidak suka dengan angka-angka, dan masih ingin berinvestasi atau ingin menjadi manager atau ingin jadi pengusaha.. Segeralah bertobat.

Definisi Financial Literacy / Melek Finansial.

Klik aja Definisi, Rendahnya dan Peranan Lembaga Keuangan
Tentang Melek Finansial.

Artikel category Melek Finansial lainnya.

Advertisements

11 thoughts on “Pentingnya Melek Finansial Sejak Dini.”

    1. Ha ha… mba kalau yng beginian .. Kebanyakan aja… mumet…deh
      Apa iya kalau kebanyakan uang juga mumet… Kwk kwk..
      Baca aja kesimpulannya.. Ngga apa2 kok..
      Terima kasih saran nya… Ini artikel utama untuk category melek financial.
      Nanti aku lagi mikirin untuk categori yang sama… Kalau turunannya seemplo seemplo aja.. gitu ya… Iya deh mksih.. Salam sukses..

      1. Wah mumet deh semua kalau dah bahas melek uang…
        Harusnya yang aku bahas adalah enaknya makek uang….
        Makasih Mba komennya… semoga berbunga dan segar terus.. puunnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s