Metode Mencari Prospek Usaha, Peluang Usaha Atau Ide Usaha.

20120929-101440.jpg

Bagaimana Peluang Usaha Bagi Pemula.

Usaha belum juga bisa dimulai. Kebanyakan ide usaha yang harus dipilih ternyata membuat bingung untuk mengambil keputusan. Itu sebetulnya adalah masalah umum yang dihadapi hampir semua pemula dalam bidang usaha, sehingga tentunya sampai kini Anda belum juga memulai usaha. Secara tehnis sebetulnya, sulit menentukan pilihan dikarenakan Anda sebagai pemula tidak mempunyai metode untuk menentukan ide usaha yang akan menjadikan pilihan usaha agar bisa berjalan sesuai rencana usaha.

Banyak tulisan atau tip untuk segera menentukan pilihan dan memulai ide usaha, namun pasti Anda belum yakin juga apakah metode tersebut benar-benar jurus jitu. Apakah jurus itu pasti berhasil. Apakah Anda tidak akan rugi dan seterusnya dan seterusnya, sehingga Anda tetap galau dalam memilih.

Dari pengalaman saya memulai usaha, permasalahan hal diatas adalah sesuatu hal yang wajar bagi pemula. Agar Anda tidak terombang ambing terus, dimana waktu serta peluang usaha lewat begitu saja. Mari kita simpulkan saja permasalahannya dan bagaimana jalan keluarnya.

Permasalahan pertama datangnya dari diri Anda sendiri.

Mental Anda sebagai pekerja harus segera disadari untuk segera dirubah. Jika dalam diri anda ada hal yang menghambat kemajuan diri Anda, cari solusinya, jangan dijadikan penghambat. Dan jadikan modal usaha jika Anda mempunyai keunikan atau kelebihan dalam diri. Coba siapkan kertas dan jawab pertanyaan ini

  • Apakah saya menarik ? (wajah dan tubuh)
  • Apakah saya pandai bergaul
  • Apakah saya pandai menerangkan / menjelaskan
  • Apakah saya terampil?
  • Apakah saya senang di berada diluar ruangan?
  • Cukup 5 pertanyaan saja, begitu saran yang saya dapati dari binaukm.com namun Anda bisa saja menambahkan jika hal tersebut menarik untuk diobservasi.

    Jika jawaban yang Anda punya adalah umumnya ya.

    Maka Anda bisa dikatakan dapat menjalankan usaha yang harus selalu berhadapan langsung dengan konsumen. Anda tidak mempunyai masalah untuk menawarkan produk atau jasa dari usaha Anda kepada calon konsumen Anda. Anda siap menerima komplain dan siap menerangkan kekurangan dan kelebihan produk Anda.

    Jadi jenis usaha yang cocok untuk Anda adalah usaha dimana Anda yang aktif mencari konsumen. Misalnya usaha perdagangan, MLM, jasa konsultan, jual kendaraan bermotor atau usaha sektor jasa lainnya. jika usaha ini dijalankan oleh orang yang bukan seperti Anda, maka produk Anda sulit dilirik oleh konsumen. Mungkin saat ini Anda untuk bisa menambah belajaran tehnik-tehnik komunikasi dan pemasaran agar dalam menawarkan produk bisa lebih tajam lagi dan lebih profesional. Dengan demikian akan bertambah banyak pilihan usaha.

    Sebaliknya jika jawaban Anda adalah umumnya tidak.

    Jenis usaha yang cocok buat Anda adalah usaha yang secara umum selalu dicari orang. Bisa saja usaha itu seperti sebuah toko, pabrik, klinik, rumah makan dan lainnya dimana konsumenlah yang mencari Anda.

    Jangan berusaha dalam bidang usaha dimana Anda harus bekerja keras memperkenalkan produk Anda, kemampuan mental dan skill Anda harus banyak berubah total untuk itu. Tentu hal ini sebagai pemula sangat menghambat usaha yang Anda akan rintis. Namun untuk kedepannya Anda tetap harus meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan mencari tehnik-tehnik marketing yang jitu agar usaha dan produk Anda mudah dan cepat dikenal konsumen.

    Permasalahan kedua adalah Anda tidak mempunyai metode.

    Ini adalah masalah klasik. Tingkat pendidikan Anda sangat menentukan dalam tehnik bagaimana menentukan peluang. Suatu metode yang tepat adalah suatu cara yang mudah, terencana, sistim matik, sehingga hasil akhir dari pekerjaan dengan metode tersebut bisa dipertanggung jawabkan. Arti kata hasil akhirnya bukan ngarang, kira-kira, tapi hasil yang didukung oleh data dan fakta dilapangan. Serta kesimpulannya menggunakan rumus yang sudah berlaku umum artinya teruji. Sekecil apapun bisnis yang akan Anda mulai, tetap metode mencari peluang harus digunakan, tentu dengan harapan tingkat keberhasilan usaha harus lebih besar.

    Metode Menentukan Peluang Usaha.

    Inti dari metode ini adalah bahwa jenis usaha yang akan dimulai harus bisa dan mampu memberikan laba usaha yang memadai bagi yang menjalankan usaha yaitu Anda. Jadi tingkat minimal (relative) kebutuhan Anda harus bisa dipenuhi oleh hasil usaha ini. Mungkin secara item produk usaha ini untungnya memadai, tetapi secara total (penjualan) keuntungannya tidak cukup memenuhi kebutuhan Anda dalam jangka panjang. Jelas modal usaha akan digrogotin oleh kebutuhan hidup Anda.

    Salah satu metodenya adalah membaca lingkungan lokasi usaha :

    Kebutuhan dari lingkungan.
    Berkembangnya suatu lingkungan mengakibatkan masyarakat disekitarnya menuntut kepraktisan, kebersihan, kelengkapan, kepastian, kenyamanan, kedekatan, praktis dan tentunya kemudahan. Hal ini tentu memberi peluang usaha baru seperti warung serba ada, alat-alat listrik, material bangunan, mini market, salon mobil, cuci motor, bengkel motor, tukang cukur rambut, salon kencantikan, toko buah atau sayuran, warung makanan atau restoran, foto copy dll.

    Produk yang relevan yang dibutuhkan oleh pasar.
    Suvey lingkungan apa kebutuhan dan kemampuan daya beli masyakat yang ada. Jangan menjual barang yang tidak secara umum dibutuhkan masyakat misalnya jangan menjual onderdil mobil jika hanya satu dua orang yang mempunyai mobil pribadi, tapi onderdil atau bengkel sepeda motor karena hampir sebagian warga memiliki motor. Jika sebagian besar lingkungan mempunyai anak usia SD, bengkel sepeda sangat dibutuhkan. Jangan menjual sparepart eletronik tapi buka bengkel service elektronik. Jangan membuka restoran yang menggunakan bahan babi padahal masyarakat sekitar muslim, atau jual baso padahal sekitarnya kebanyakan beragama yang melarang makan daging sapi.

    Benyaknya konsumen yang menjadi target usaha.
    Suvey seberapa besar konsumen yang akan menjadi target usaha Anda. Berjualan dilokasi pasar jelas berbeda dengan dilokasi perumahan. Besarnya masyarakat dilingkungan akan menentukan banyaknya produk yang akan dijual. Begitu juga kemampuan daya beli masyarakat sekitar. Hitung omset yang bisa dicapai dari hasil penjualan dari kondisi dan besarnya masyarakat disekitarnya. Apakah keuntungan yang diperoleh masih bisa dicapai dalam jangka waktu tertentu.

    Seberapa banyak pesaing yang sudah ada.
    Petakan seberapa banyak usaha yang sedang berjalan dan yang mati. Kalau perlu pelajari histori perkembangan mereka. Jika lambat cari tahu kenapa, jangan sampai Anda juga mengalami hal yang sama. Cari juga informasi usaha apa yang pernah ada dan kenapa tidak bertahan dilingkungan tersebut. Anda bisa belajar banyak dari mereka. Pastikan apakah Anda siap bersaing dengan mereka dengan cara-cara tertentu dan sehat atau Anda membuka usaha yang berbeda dengan usaha yang sudah pernah ada, sehingga kecil kemungkinannya untuk bersaing keras.

    Ingat pesan saya..
    Ide usaha tidak harus baru…
    Yang penting Ide Anda harus lebih baik…

    Membaca dan mensurvey lingkungan Anda harus kreatif, inovatif. Tanpa itu, tidak ada peluang usaha yang terbaca dan tidak bisa dipakai untuk indikator usaha dan tentunya juga tidak bisa dijadikan peluang usaha yang terbaik untuk Anda.

    Advertisements

    15 thoughts on “Metode Mencari Prospek Usaha, Peluang Usaha Atau Ide Usaha.”

    1. Cari modal kerjasama usaha
      ​Misi juragan numpang promo hee… Ane punya keahlian di bidang jasa photocopy& servise mesin copi canon.. Pengalaman udah hampir 14tahun ..cita” pengen punya usaha photocopi , jilid hardcover, dll…tapi ane terbentur kendala di modal…heee barangkali ada juragan yg minat ingin usaha photocopy boleh kerjasama bagi hasil atau sistem setoran.. Ane yg kelola usahanya…trims

      cp ane : 0858-8564-8084 (whatapp)

      pin bbm ane : D2CDE323

    2. blognya inspiratif….saya mau nanya pak.mana yg kita pilih,jenis usaha yg sesuai minat atau jenis usaha yg sesuai pelanggan sesuai pesan bapak,produk bkn anda yg memilih tp pelanggan.gmn menyinkronkan passion dgn pelanggan?terimakasih,

      1. Halo Apri,

        Intinya sederhana,

        1. Jika produk yang Anda minati itu kebetulan produk yg kurang diminati oleh banyak pelanggan, jelas bisnis itu berisiko. Lain hal kalau sebaliknya dimana banyak peminat tentu menguntungkan.

        2. Jika Anda tidak paham apakah produk yg Anda minati itu banyak diminati atau tidak diminati oleh pelanggan. Berarti Anda sedang mencoba-coba. Jelas bisnis coba-coba bukanlah bisnis yg sehat.

        Jika Anda berbisnis dengan produk yg Anda minati, agar bisnis lebih baik tentu Anda tdk akan menjual produk apa adanya, Anda harus mampu berkreatifitas dan berinovasi agar produk Anda benar-benar akan menjadi produk yg diminati oleh banyak pelanggan dan didukung dengan pelayanan yang terbaik.

        Dan itu perlu proses, yg mungkin bisa berulang-ulang. Bahkan jika perlu merubah konsep produk. Sampai bisnis Anda baik dan mampu bersaing. Begitulah sebenarnya berbisnis.

    3. I enjoy you because of every one of your efforts on this blog. My daughter takes pleasure in conducting investigation and it’s easy to understand why. A lot of people know all about the lively mode you create useful tips and hints on this website and encourage participation from people on this area then our girl has been starting to learn a lot. Take advantage of the rest of the new year. You’re carrying out a wonderful job.

    4. The Zune concentrates on being a Portable Media Player. Not a web browser. Not a game machine. Maybe in the future it’ll do even better in those areas, but for now it’s a fantastic way to organize and listen to your music and videos, and is without peer in that regard. The iPod’s strengths are its web browsing and apps. If those sound more compelling, perhaps it is your best choice.

    5. I simply want to tell you that I am just very new to blogging and site-building and certainly savored you’re website. Very likely I’m planning to bookmark your site . You certainly have awesome writings. With thanks for revealing your web page.

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s