Mencari Uang Jika Dimulai Dari Kecil Sulitkah ?

20120530-221155.jpgBang Haji yang benar aja.. Kok nanyanya gitu ?. Loh yang sarjana aja masih banyak yang kesulitan mencarinya. Apalagi anak kecil.. ! Sebetulnya mau nulis judulnya tuh begini ” Sulitkah membangun jiwa wiraswasta jika dimulai dari sejak kecil”, kecil maksudnya usia tamatan sekolah dasar, bukan balita.

Masih ingat kata-kata orang tua dulu, “Masih kecil, jangan cari duit dulu, sekolah yang benar ya !”. Apakah kata-kata seperti ini masih relevan untuk saat ini ?, mengingat masih banyaknya bagaimana sulitnya orang tua membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan dasar mereka. Apalagi kalau melihat terbatasnya lapangan kerja tersedia, cape-cape lulus sekolah, yang sudah lulus saja masih kesulitan mencari kerja.

Sebetulnya kata-kata orang tua diatas masih tepat sampai kapanpun. Namun dengan alasan tertentu, mungkin sebaiknya coba kita kaji lagi pertanyaan yang paling pertama diatas dengan membandingkan beberapa hal.

Apa ada jaminan setelah lulus sekolah langsung dapat pekerjaan ?

Salah satu jawabannya adalah sampai saat ini tidak ada jaminan bahwa seseorang yang telah selesai sekolah akan mendapatkan pekerjaan. Walaupun akhirnya bisa bekerja, mungkin nasibnya lagi baik atau ia harus bersaing dengan puluhan atau mungkin ratusan orang. Suatu masa depan yang masih penuh dengan teka-teki sampai saat ini.

Dalam rangka mendidik, apa semua kebutuhan anak harus dari kantong orang tua ?

Lalu kenapa kita sebagai orang tua masih hanya memikirkan tentang sekolah agar masa depan anak ada jaminan, tentunya tidak. Apalagi kebutuhan anak yang meningkat remaja saat ini kebutuhannya bukan hanya uang jajan saja disekolah, tapi juga uang pulsa HP, uang jajan di Mall, uang jajan malam mingguan, baju atau kaos yang lagi trend, beli video game dll. Kalau misalnya tidak dipenuhi anak kita bisa disebut anak ngga gaul. Maksudnya jadi kurang bertemen. Kalau tidak harus dipenuhi apa tidak ada jalan keluarnya ?

Untuk menjadi usahawan mandiri apa harus selesai sekolah formal dahulu ?

Banyak sudah contohnya anak berusia muda sukses membangun usaha, memimpin beberapa perusahaan, memiliki pendapatan yang cukup dari usahanya. Padahal mereka belum selesai sekolah. Nasib baik ? Mungkin, tapi mereka adalah pekerja ulet, mempunyai kemampuan dibidang usahanya, memiliki mental kuat yang diperlukan sebagai seorang usahawan dan segudang kemampuan lainnya. Sebagai orang tua coba baca atau pelajari biograpi mereka.

Jadi maksudnya apa membangun jiwa wiraswasta sejak dari kecil ?

Anak kita pada umumnya masih sulit untuk belajar mandiri untuk hal-hal baru, peranan orang tua sebagai pembimbing dan pembina sangat diharapkan anak-anak. Selain pelajaran yang menyangkut sekolah, Orang tua harus menanamkan jiwa belajar bersaing pada anak. Bersaing secara positip dengan mengedapankan jiwa penuh tanggung jawab, ulet, sportif, kreatip, suka membantu, tolong menolong, jujur dan dapat dipercaya.

Bagaimana cara memberi pelajaran untuk hal diatas ?

Selain memberi tanggung jawab dan kedisiplinan terhadap kegiatan yang ada dirumah seperti kebersihan, kerapian, keamanan rumah dll. Orang tua juga harus bisa memberikan materi pelajaran yang menyangkut dasar-dasar menjual, sulit ngajarinnya ?,.. ngga lah. Saya lihat cucu saya berumur empat tahun suka bermain-main dengan mainannya sebagai penjual. Tertarik, saya berpikir belajar dari mana dia, untuk lebih menarik saya tanya,”Jual apa aja bu ?” Dijawab .. “macam2 kue kek … ” Tanya lagi penasaran.. “enak ngga kuenya bu ?” “Enaklah kek ada rasa coklat ada keju ..” Dst..

Begitulah menurut saya, dia bisa menjual, menawarkan dan mempromosikan bagaimana rasa kuenya tersebut. Sebagai orang tua dengan pengalamannya dipasar, bisa mengajarkannya anaknya dasar-dasar menjual, memasarkan barang, mencari pelanggan, dan tentunya menghitung keuntungan. Tentu teknih dan jangkauan materinya disesuaikan dengan kemampuan dan usia sianak.

Bagaimana cara mengukur tingkat kemampuan anak berwiraswasta ?

Dengan menilai sejauh mana anak menjalankan rasa tanggung jawabnya dirumah, orang tua bisa menilai sejauhmana perkembangan sifat mandirinya, sifat berjuangnya. Mau lebih konkrit lagi hasilnya ? Tentu orang tua harus lebih kreatip, sebagai eksperimen ajak anak anda kepasar tradisionil, tolong perintahkan untuk membeli buah jika anak kita laki-laki atau sayuran jika wanita atau apa saja sehingga anda sendiri tahu barang tersebut. Minta tolong agar sianak untuk mendapatkan barang yang baik dengan harga yang harus ditawar. Bagaimana hasil penilaian Anda ?. Jadikanlah hal itu suatu kebiasaan, sebagai pembelajaran sehingga sianak lebih aktip, agresip, komunikatip dan mandiri dalam bertransaksi dengan siapapun
.
Mau lebih konkrit lagi dan yang sepertinya ini sudah bukan testing lagi. Tapi bagaimana Anda mengajak anak dan Anda untuk mencoba terjun langsung kelapangan usaha. Usaha apa ? Ya tentunya kita mulai dari usaha dirumahan. Carilah usaha yang sesuai dengan lingkungan, tidak merubah image keluarga Anda dan tentunya tidak menggangu kegiatan sekolah anak Anda. Sebagai contoh mulai dari yang sederhana seperti jual es cream, es blender, pulsa handphone, taman bacaan anak-anak, membantu membayar tagihan listrik telpon secara kolektif, jasa potocopy, warung kecil, sewa vcd/dvd dan masih banyak lagi usaha rumahan lainnya yang tujuan awalnya tentu bersifat mendidik. Dan jika diperlukan usaha tersebut bisa dikembangkan lagi sesuai kebutuhan.

Advertisements

3 thoughts on “Mencari Uang Jika Dimulai Dari Kecil Sulitkah ?”

  1. I intended to put you one little bit of remark to be able to thank you very much as before for all the precious things you’ve documented on this site. This is generous with you to grant unhampered precisely what a few individuals would’ve distributed for an e book to earn some money for their own end, specifically considering the fact that you might have done it if you ever wanted. The suggestions in addition worked like the fantastic way to fully grasp some people have the same passion just as my own to realize very much more related to this problem. I am certain there are some more enjoyable situations up front for individuals who discover your site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s